Arsip untuk Pemikiran

Israel-Palestina, Siapa Meneror Siapa?

“Itu dari dulu kok perang terus,” kata Emak yang muncul dari balik tirai dengan kudapan sarapan di tangan. Suara berita TV One yang melaporkan perkembangan krisis Gaza memang terdengar sampai dapur. “Perang Israel-Palestina itu sejak Emak kecil loh.” Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Adakah Capres Alternatif?

obama2_2Suasana pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang digelar 4 November lalu seakan terasa sampai Indonesia. Rakyat Indonesia yang menyongsong pemilu 2009 seakan larut dalam persaingan Barrack Obama dan John McCain yang diusung dua partai politik (parpol) di AS. Di luar calon presiden (capres) dari parpol, pemilih pun disuguhi pilihan Ralph Nader sebagai capres independen dan mantan saingan McCain, Ron Paul. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Membangkitkan Kembali Ruh Pemuda

demo1Sejak pasca-reformasi, peran pemuda dirasa terus meredup. Kalau toh ada yang mencuat, justru bentrok antar mahasiswa, tawuran sampai kasus mesum. Ironis. Padahal sejarah mencatat, pemuda Indonesia pernah menorehkan prestasi gemilang dengan melahirkan Sumpah Pemuda (1928), proklamasi kemerdekaan (1945), menumbangkan Orde Lama (1966) sampai memunculkan era reformasi (1998). Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Sekolah Tanpa Kasih Sayang

Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2008 mengambil tema Saya Anak Indonesia Sejati, Mandiri dan Kreatif. Jika tema itu disematkan kepada kondisi anak Indonesia sekarang, harus diakui masih jauh api dari panggang. Alih-alih dibentuk karakter mandiri dan kreatifnya, anak-anak di negeri ini justru terancam berbagai tindak kekerasan. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

Mengakhiri Privilese di Rutan

Terungkapnya persekongkolan Artalyta Suryani dan Jaksa Urip Tri Gunawan mencengangkan masyarakat. Bagaimana tidak, kedua terdakwa kasus suap itu menyusun skenario dari balik rumah tahanan (rutan). Artalyta yang sedang ditahan di rutan Markas Besar Polri bisa menelepon Urip yang ditahan di tempat berbeda yakni rutan Polda Metro Jaya. Patut menjadi pertanyaan, layakkah tahanan tertentu dapat menelepon dari rutan? Terlepas dari pernyataan kelalaian yang disampaikan Polri, privilese seperti itu menyebabkan esensi penahanan hilang. Kabur pula maksud dijebloskannya mereka ke dalam rutan. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Krisis Listrik Cermin Kegagalan Pemerintah

Krisis listrik yang melanda Jawa-Bali menjadi cermin kegagalan pemerintah secara fundamental. Betapa tidak, dasar negara ini jelas menegaskan bahwa kekayaan alam harus dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bangsa Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Menanti Profesionalisme Pejabat

Dimulainya kampanye pemilu 2009 berarti dimulai pula aktivitas ekstra para pejabat. Mereka mempunyai pekerjaan baru, kampanye. Seperti terlihat di berbagai pilkada, para pejabat masih diyakini partai politik (parpol) mampu menggaet massa. Aktivitas kampanye ke berbagai tempat tentu akan menguras tenaga dan menyita waktu mereka. Di sisi lain, kewajiban sebagai abdi masyarakat tidak berkurang. Malah bertambah berat dengan masa jabatan yang hampir habis. Baca entri selengkapnya »

Komentar (3) »

Smart Card, Kok Buru-buru?

Sementara program konversi minyak tanah masih menemui kendala, pemerintah kembali membuat rencana kebijakan BBM. Ide kali ini adalah pembatasan premium dan solar bersubsidi. Masyarakat yang akan menggunakan BBM bersubsidi diharuskan memiliki kartu pintar (smart card) terlebih dahulu. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »