Inilah kali pertama Idul Adha di luar rumah. Bukan apa-apa, tidak enak saja hari raya Idul Adha –apalagi Idul Fitri- tidak kumpul keluarga. Rasanya kok seperti lupa rumah setelah hidup di kota. Tapi khusus Ahad (8/12) lalu aku memang tidak pulang. Pasalnya, pekan sebelumnya aku baru pulang dan kamis depannya juga harus pulang, sepupuku menikah.
Yah, akhirnya kesampaian juga Idul Adha di Semarang. Aku sungguh gembira. Lebih gembira lagi, di pesantren Basmala tempatku tinggal, tidak hanya menunggu “santunan” daging kurban. Malah jadi punya hajat menyembelih kurban. Pasalnya, keluarga ukhti Silmy menyerahkan kurbannya lewat Basmala. Hari-hari menjelang Idul Adha pun pengurus Basmala ada kesibukan. Dari mencari hewan kurban, merencanakan penyembelihan dan sebagainya. Terutama ya General Manager Basmala ustadz Kasmijan dan Pak Kholil yang semangat banget wira-wiri. Juga General Manager Muslimah Center ukhti Heni yang kemana-mana menemani keluarga ukhti Silmy. Semantara aku penggembira saja, buat tambahan orang biar kelihatan rame!
Basmala juga tidak mengadakan acara penyembelihan mandiri. Sebaliknya, bekerjasama dengan mushalla Baitul Muslimin dukuh Banaran dan masyarakat setempat. Mereka yang menyembelih, menguliti, memotong-motong, sampai masak. Pokoknya semua lah. Kami Cuma sedikit-sedikit membantu, lebih tepatnya mau belajar. Dan lagi-lagi aku pun tidak banyak memegang daging, justru kamera. Yah, lagi-lagi penggembira.
Tapi, ya bersyukurlah. Setidaknya aku gembira tidak banyak pekerjaan. Panitia kurban gembira diambil gambarnya. Pengurus Basmala gembira dibantu masyarakat Banaran. Masyarakat juga gembira dapat tambahan hewan kurban. Eh, sapi yang jadi kurban, gembira tidak ya? Maaf..

Gembira di Hari Idul Adha
3 Tanggapan sejauh ini »
RSS Komentar · URI Lacak Balik


Anik_ berkata,
15 Desember 2008 @ 8:23 am
Assalamu’alaikum,..
Pripun kabere, bang Hamdan. Qurban, Idul Adha di Semarang ya…, wah jadi pengen nih silaturahim keSemarang lagi.He2…., salam deh untuk seluruh temen2 di Basmala,..Keep spirit bro and sist.
Anik
UI Salemba_but sekarang lagi di senayan,…Keep growing up to Basmala
Muhammad Taufiq berkata,
21 Desember 2008 @ 6:08 am
Aduh, mata sapi itu …. mata sapi itu …
Moga Allah mengampuni segala dosa-dosa si sapi …
Muhammad Taufiq berkata,
7 Januari 2009 @ 4:05 am
Visit me.