Arsip untuk September, 2008

Kala Insan Bertemu Izrail

skyIzrail kembali menghadap Allah. Di tangan membawa tanah dari bumi sesuai perintah-Nya. Sesuatu yang tak mampu dikerjakan Jibril. Bukan karena Jibril membangkang, namun tak tega dengan rintihan bumi ketika tanahnya akan diambil.
Maka Allah bertanya kepada Izrail yang berhasil belaksanakan tugas, “Tidakkah kau merasa kasihan kepada bumi?”
“Ya Tuhan, aku lebih mengutamakan perintah-Mu daripada mengasihani bumi,” jawab Izrail. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Syahadat Seorang Mualaf

Sinar mentari memancar terang dari balik panggung. Di hadapannya, ratusan pasang mata merasakan kehangantan di relung jiwa. Sontak teriakan “Allahu akbar..!!” membahana diiringi tangan-tangan yang mengepal. Tak sedikit yang mengikutinya dengan mengusap air mata lantaran tak kuasa menahan haru.
Sore itu (18/9), seorang mualaf baru saja dibimbing Ust Habib (Kang Abik) mengucap dua kalimat syahadat. Menjalani hari baru sebagai seorang muslim dengan nama Salman Al Farisi. Di atas panggung, Salman yang duduk diantara Ust Habib dan Ust Anif tak kuasa membentung linangan air mata kala semua hadirin berdoa untuknya. Baca entri selengkapnya »

Komentar (3) »

Mengantar Almarhumah

funeral“Kami mengenal almarhumah sejak kecil, dan selama itu kami merasakan keramahan dan kebaikan hati beliau…” suara pak RW tertahan. Isak haru seakan mencekik kerongkongan, membuatnya terdiam sesaat. Telapak tangannya bergerak perlahan menyapu pipi dan hidungnya yang basah memerah. “Kami merasa kehilangan…” Baca entri selengkapnya »

Komentar (3) »