Arsip untuk November, 2006

Allah Maha Pemurah

Allah sedang melimpahkan ujian nikmatnya padaku Jumat (17/11) ini. Aku diberi kesempatan BEM Ekonomi menjadi moderator Halal bi Halal, bisa bincang-bincang pribadi dengan anggota DPRD Kota Semarang Ari Purbono dan menjadi 30 besar finalis lomba “Blog Competition 2006

Pulang dari Bojonegoro, aku memang rada sumpek. Yah, meski bisa senang-senang sejenak aku tetap tak bisa tenang dengan amanah mengelola kepentingan ‘umat’ kampus. Acara Kemah Jurnalistik (KJ) sudah menunggu, reor Lembaga Kemahasiswaan kayak BEM juga mulai ramai, belum lagi laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang sudah ditunggu dosen pendamping. So, saat dikasih kesempatan buat ‘latihan ngomong’ di halal bi halal, rasanya bisa rileks. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Empat Hari Menjelajah Jawa Timur

Berangkat dari ketidakpuasan program Kuliah kerja Lapangan (KKL), teman-teman sekelasku berinisiatif mengadakan study tour sendiri. Senin (13/11) pukul 14.00, 14 mahasiswa manajemen pemasaran reguler Universitas Negeri Semarang (Unnes) pun bertolak dari depan Masjid Ulul Albab (MUA).

Study tour memang dimaksudkan untuk menggali ilmu bisnis, langsung dari praktisinya. Yang diincar sih pengusaha kecil atau home industri. Kayaknya kami ‘kapok’ ke perusahaan besar seperti program KKL jurusan. Pertama, waktu mereka untuk menjelaskan terbatas. Trus juga kayaknya kurang relevan dengan jiwa wirausaha seperti yang diajarkan. Selain itu juga perlu prosedur administrasi yang cukup menyta energi. So, kami memilih usaha kecil di sekitar tempat tinggal anggota kelas. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Temu Kangen & Lebaran di Jepara

Waktu perpisahan siswa MA Walisongo pertengahan 2002, kami memang sudah membicarakan reuni. Satu, dua, tiga tahun berlalu tak ada undangan reuni. Baru tahun ini, reuni terlaksana.

Banyak teman putri yang hadir dengan suami atau istri, bahkan anak. Semua memang menunjukkan rona wajah bahagia. Walau banyak yang tidak sepakat inti reuni diisi hiburan band R&B. “Mengganggu obrolan saja. Sudah keras, nggak nyaman didengar lagi,” cetus salah satu diantara kami. Baca entri selengkapnya »

Komentar (8) »