Magnet Jakarta sebagai pusat ekonomi negera ini memang terlalu kuat. Di sanalah pusat uang berputar, denyut ekonomi berdetak. Sampai menarik orang berduyun-duyun datang. Dan setelah lama menunggu, akhirnya Jakarta memanggilku. Baca entri selengkapnya »
Mengunduh Uang dari Internet
“Meski bisnis internet mudah, Anda tetap harus bekerja keras,” kata Mas Udin. “Jangan dibayangkan bisa mendapatkan puluhan juta rupiah hanya dengan duduk berleha-leha di depan komputer. Enak sekali! Anda tetap harus bekerja, sebagaimana bisnis off line.” Baca entri selengkapnya »
Israel-Palestina, Siapa Meneror Siapa?
“Itu dari dulu kok perang terus,” kata Emak yang muncul dari balik tirai dengan kudapan sarapan di tangan. Suara berita TV One yang melaporkan perkembangan krisis Gaza memang terdengar sampai dapur. “Perang Israel-Palestina itu sejak Emak kecil loh.” Baca entri selengkapnya »
Gembira di Hari Idul Adha
Inilah kali pertama Idul Adha di luar rumah. Bukan apa-apa, tidak enak saja hari raya Idul Adha –apalagi Idul Fitri- tidak kumpul keluarga. Rasanya kok seperti lupa rumah setelah hidup di kota. Tapi khusus Ahad (8/12) lalu aku memang tidak pulang. Pasalnya, pekan sebelumnya aku baru pulang dan kamis depannya juga harus pulang, sepupuku menikah. Baca entri selengkapnya »
Menjaga Imaji Tokoh Ketika Cinta Bertasbih
Kalau menilik statusku yang sudah menjadi warga Basmala tak kurang dari setahun, sebenarnya mengherankan juga kalau aku baru menyelesaikan novel Ketika Cinta Bertasbih (KCB) beberapa waktu lalu. Bahkan proses penerbitan KCB 2 aku ikut menyaksikannya. Tapi ya itu, aku memang menunggu “waktu yang tepat” untuk menyelesaikannya. Baca entri selengkapnya »
Speech “Syumuliatul Islam” after Lunch
“Manhaj Islam seperti sebuah bangunan,” kalimat sederhana yang saya sampaikan siang itu, 22 November 2008. Mengawali ceramah bertema “Syumuliyatul Islam” di depan peserta Trainin Dasar Rohis (TDR) Rohis Fakultas Teknik Unnes, saya gambarkan perumpamaan. Lengkap dengan tampilan gambar masjid Agung Jawa Tengah yang tersorot dari LCD. Baca entri selengkapnya »
Kegiatan Mahasiswa Sulit Menembus Media?
Saat menerima SMS sebelumnya, saya menduga-duga saja persoalan apa yang mesti dipecahkan. Singkatnya, panitia Forum Aktivis Ekonomi (FASE) BEM FE Unnes meminta saya untuk mengisi acara di Gedung C3 FE Unnes jam 10.15 WIB. Ketua Departemen Politik dan Kelembagaan BEM FE Unnes Citra Lardiana menyodorkan materi “LK Go Public”, namun penjelasan lebih rinci akan ‘menyusul’. Baca entri selengkapnya »
Adakah Capres Alternatif?
Suasana pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang digelar 4 November lalu seakan terasa sampai Indonesia. Rakyat Indonesia yang menyongsong pemilu 2009 seakan larut dalam persaingan Barrack Obama dan John McCain yang diusung dua partai politik (parpol) di AS. Di luar calon presiden (capres) dari parpol, pemilih pun disuguhi pilihan Ralph Nader sebagai capres independen dan mantan saingan McCain, Ron Paul. Baca entri selengkapnya »
Membidik Kang Abik
Menangkap momen pidato pengasuh harian Ust Anif Sirsaeba MBQ yang ekspresif adalah hal yang menyenangkan. Begitu pula dengan KH Habiburrahman El Shirazy yang membuka mauidzah hasanah dengan bahasa jawa. Sampai ketika aku mendapat tempat di depan panggung, shooot… aku dapat angle Kang Abik pidato bersama bunga di atas meja! Itulah salah satu hasil jepretan favoritku saat kedua pengasuh Pesantren Basmala Indonesia itu hadir pada Halal bi Halal dan Launching Gerakan Masjid Semiliar Tangan, Sabtu (18/10). Baca entri selengkapnya »
Membangkitkan Kembali Ruh Pemuda
Sejak pasca-reformasi, peran pemuda dirasa terus meredup. Kalau toh ada yang mencuat, justru bentrok antar mahasiswa, tawuran sampai kasus mesum. Ironis. Padahal sejarah mencatat, pemuda Indonesia pernah menorehkan prestasi gemilang dengan melahirkan Sumpah Pemuda (1928), proklamasi kemerdekaan (1945), menumbangkan Orde Lama (1966) sampai memunculkan era reformasi (1998). Baca entri selengkapnya »

